Thoughts

Guru Juga Manusia

Guru juga manusia, ia tak luput dari kesalahan. Salah dalam metode mengajar, menyampaikan materi, bersikap, mengambil keputusan, bertindak, bertutur kata, dan barangkali dalam setiap aspek kehidupannya ia pernah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, guru, yang juga manusia itu, haruslah berlapang dada menerima teguran. Bila guru adalah manusia, dan manusia tak luput dari kesalahan, maka guru… Continue reading Guru Juga Manusia

Resensi

Tentang Bekisar Merah

Setelah menyelesaikan 3 pekan diklat, hal yang pertama kali ingin saya lakukan adalah membaca cerita fiksi. Entah karena alasan apa, pokoknya ingin baca novel. Banyak novel-novel yang belum saya baca, dan dari semuanya, saya pilih Bekisar Merah karya Ahmad Tohari. Selama membaca Bekisar Merah saya seringkali dibuat gregetan. Gregetan karena tokohnya yang terlalu nrimo, pasrah,… Continue reading Tentang Bekisar Merah

Thoughts

Hakim yang Bukan Hakim

Dulu, waktu Aa Gym sangat tenar (sekitar tahun 90-an akhir atau 2000-an awal) tiba-tiba terbersit dalam benak saya yang kala itu mendengar ceramah subuhnya (sambil menikmati makan pagi), “Suatu hari Aa Gym akan jatuh dan dibenci banyak orang.” Entah kenapa pula terlintas pikiran semacam itu, tiba-tiba saja ia muncul. Barangkali saya eneg dengan kecentilan jamaah… Continue reading Hakim yang Bukan Hakim

Thoughts

Jokowi dan Kesetaraan Gender

Beberapa waktu yang lalu kita mendengar kabar penunjukkan Jokowi sebagai Duta Kesetaraan Gender oleh PBB. Ada yang menyambutnya dengan gembira, dan ada yang bingung serta skeptis, kok bisa Jokowi menjadi duta kesetaraan gender. Apa PBB nggak salah? Karena penasaran, saya iseng menelusuri beritanya. Rupanya, Jokowi tidak sendiri menjadi Duta Kesetaraan Gender. Bersama dengan sembilan Kepala… Continue reading Jokowi dan Kesetaraan Gender

Resensi

Matinya Burung-Burung

Adalah seorang kawan, yang sudah saya anggap sebagai abang (Hai, Bang Hengki Rumah Kaca) yang memperkenalkan karya penulis Amerika Selatan pada saya. Buku fiksi pertama yang saya baca berjudul “Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta” karya Luis Sepulveda. Novel (atau novelet?) ini sangat singkat dan ceritanya sebenarnya sederhana. Latar belakang kehidupan yang diangkat juga sangat… Continue reading Matinya Burung-Burung

Life

Selamat Hari Kartini

Hari ini adalah salah satu hari yang akan dipenuhi dengan perdebatan. Dari zaman saya SMP sampai sekarang sudah mau osteoporosis begini, setiap tanggal 21 April, selalu ada yang berdebat tentang Hari Kartini. Dan materi ributnya itu lagi itu lagi. Sinetron Tersanjung yang sampai delapan tahun aja (eh, apa sepuluh tahun ya?) masih ada variasi (walaupun… Continue reading Selamat Hari Kartini

Thoughts

Betina Berotak Jantan

(gambar diambil dari sini) Beberapa hari yang lalu, kita dikejutkan oleh berita sembilan orang ibu dari Kendeng datang ke Jakarta dan memasung kaki mereka di depan Istana Negara. Berita mengenai hal tersebut bisa dibaca di tautan berikut (ada banyak berita tentang Kartini Kendeng dengan aksi mereka memasung kaki di dalam semen, silahkan mencari di Google).… Continue reading Betina Berotak Jantan