Life

Rekor Pribadi (4/30)

Saya punya kebiasaan membuat target-target pribadi yang kalau dipikir-pikir agak tidak masuk akal dan tidak jelas juntrungannya. Tidak tahu kapan kebiasaan ini dimulai, apakah sudah sejak dahulu kala atau dimulai sejak SMA. Yang jelas masa-masa di SMA itulah yang paling saya ingat. Kalau orang-orang akan memasang target yang cukup penting dalam hidupnya, misalnya : harus masuk ke universitas mana, punya prestasi apa, atau yang lainnya. Kalau saya tidak. Dua hal yang paling saya ingat adalah target bisa minum kopi sebanyak mungkin meskipun saya memiliki sakit maag, dan jarak terjauh dari sekolah yang bisa saya tempuh dengan berjalan kaki. Nggak penting kan? Kedua hal itu tidak bisa saya cantumkan di CV, tidak bisa saya banggakan di seminar ilmiah, tapi pada saat itu saya bangga luar biasa saat berhasil mencapai target.

 Barangkali yang membuat saya bahagia adalah saya bisa mengalahkan diri sendiri dan ketidakpercayaan diri untuk bisa melakukan apapun. Saya senang bisa minum kopi sering-sering, selain karena saya suka minum kopi, rasanya puas bisa melanggar aturan “tidak boleh minum kopi” dari orangtua saya (jangan ditiru!). Saya senang bisa jalan kaki dari sekolah, karena selain menghemat ongkos (ini ceritanya saya terinspirasi dari teman sekelas yang juga berjalan kaki demi menghemat ongkos angkutan umum), saya bisa membuktkan pada diri sendiri bahwa saya kuat berjalan kaki yang jauh dengan memanggul tas yang berat dan berpanas-panasan. Saya keren! Itu pikiran saya waktu itu. Sekarang sih biasa aja :p

 Jujur saja, saya nggak tahu kenapa saya dulu suka membuat target pribadi semacam itu. Dan kenapa kebiasaan itu menghilang sejak kuliah. Entah apa yang terjadi di masa kuliah yang membuat saya melupakan kebiasaan itu. Karena kebiasaan itu cukup menarik sih, membuat hidup saya lebih berwarna. Barangkali semasa kuliah, warna-warna kehidupan diberikan oleh hal lain seperti bergaul dengan teman-teman dari berbagai jurusan. Sekarang kebiasaan membuat target pribadi itu muncul lagi perlahan-lahan. Salah satunya adalah dengan tantangan membuat satu foto setiap hari selama setahun. Awalnya sulit, tapi Alhamdulillah sudah berhasil menjalankannya selama 90 hari. Kadang ada rasa bosan, tapi entah kenapa saya tidak mau berhenti. Target-target lain juga ada, tapi nggak perlu dikasih tau. Biarlah dia tersimpan di buku harian dan di benak saya, supaya saya selalu terpacu untuk meraihnya.

Advertisements

2 thoughts on “Rekor Pribadi (4/30)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s