Life · Thoughts

Seribu untuk Indonesia

Hi temans, gimana kabar kalian di awal akhir pekan ini? Sebel karena UAS? Bete karena nggak bisa malam mingguan karena hujan? Atau justru senang karena hujan jadi bisa hujan2an? Halah, makin lama makin ngaco aja nih :p  (fyi, saya emang orangnya ngawur)

Begitu lihat judul posting ini, “Seribu untuk Indonesia” kemungkinan besar sebagian besar pembaca tulisan ini akan bertanya-tanya, apa itu?! Benda macam apa pula? Makhluk spesies apa? Saya akan sedikit cerita tentang “Seribu untuk Indonesia” ini.

Kira-kira seminggu yang lalu saya diperkenalkan dengan konsep kegiatan ini. Saya juga tadinya bertanya-tanya, apa sih ini? Ngapain? Awalnya sudah menduga ini ada hubungannya dengan perduitan, tapi diapakan duitnya, nggak ngerti. Lalu saya tanya pada teman saya (yang bercuap-cuap soal SUI), dan mendapat penjelasan yang lengkap, singkat, menarik.

Inti dari kegiatan SUI ini adalah, masing-masing individu, mengumpulkan uang sebesar seribu rupiah per hari, yang di penghujung minggu akan digunakan untuk perbaikan gizi anak jalanan (ini baru program awal dari kegiatan ini. Di masa yang akan datang, uang ini bisa disalurkan untuk hal-hal lain juga).

“Wah, seru nih!”, pikir saya. Bukan seru karena sekarang sepertinya lagi tren melakukan kegiatan-kegiatan amal, tapi seru karena, buat saya yang kere ini (kere karena uangnya dipake jajan melulu, maklum saya melihara naga-naga imut di perut saya), saya masih bisa berkontribusi untuk mereka yang membutuhkan, dengan cara yang tidak membuat saya merasa tercekik (kebayang buat saya, tiba-tiba ditodong, sumbangan sebesar seratus ribu, bisa-bisa tahun gajah beranak kuda baru nyumbang itu mah). Seribu sehari buat saya nggak rumit. Kalo ada kembalian dari jajan, langsung bisa disisihkan, masukin ke celengan (yg bisa dibuka2 itu celengannya, makanya celengannya nggak pernah penuh –ironis-), akhir pekan uang yang terkumpul diambil, terus disalurkan ke teman saya itu.

Setelah mendapat penjelasan dari temen saya itu, saya langsung korek-korek dompet, cari uang (Alhamdulillah ada :p) dan uang yang ada saya masukin celengan.

   Terbayang di benak saya, kalau ada sepuluh orang saja yang berkontribusi secara tetap dengan kegiatan ini, seminggu bisa didapat 70 ribu rupiah (sudah lebih dari cukup untuk melaksanakan program perbaikan gizi yang saat ini masih seminggu sekali itu ^^), sebulan bisa 300 ribu rupiah (yang sisa uang dari belanja-belanja, bisa dibelikan buku-buku pelajaran, atau disimpan untuk program-program lainnya di masa mendatang). Itu baru dari 10 orang. Bagaimana kalau 100 orang? WOW! (saya nggak jago ngitung, jadi ambil kalkulator, hitung sendiri ya :p)

Bagaimana kalau satu Indonesia melakukannya?!! Super Duper Wow!!

Dan saya ngebayangin lagi (ah bayang2 mulu kerjaannya yak! Itu uangnya setor dulu oi! :p), di setiap kota ada gerakan seperti ini. Berapa anak jalanan yang terbantu? Berapa anak yang putus sekolah yang terbantu? Berapa keluarga miskin yang tidak mampu membiayai uang berobat yang akhirnya bisa pulih dari sakitnya? Berapa anak yang bisa tertawa dengan mata berbinar-binar karena bisa membaca terjemahan buku dongengnya Brother Grimm?

Dari seribu menjadi… (silahkan isi sendiri).

Dari seribu yang kini hanya mendapat pandangan sebelah mata (ongkos angkot aja Rp. 1500 -__- bahkan setelah ada pecahan dua ribu rupiah, kayaknya seribu ini remeh banget lah. Anak-anak aja, kalau lebaran maunya dikasih uang dua ribu, gak mau pake seribuan *tepok jidat*), bisa memberikan banyak hal bagi mereka yang membutuhkan.

Di Amerika Serikat sendiri, sudah dimulai kegiatan seperti ini. Nama kegiatannya : Just one dollar. Dana yang terkumpul disalurkan untuk banyak hal. Ada untuk menyelamatkan gajah. Menyelamatkan lumba-lumba, panda, harimau. Ada yang digunakan untuk membantu pasien kanker, untuk memberi makan penduduk miskin, dan banyak lagi hal lainnya.

Kita juga bisa melakukan hal yang sama. Kita bisa melakukan sesuatu. Dengan seribu per hari. Hanya seribu. Dari seribu menjadi…

Indonesia yang lebih baik.

Are you ready to save Rp. 1000 per day?

😀

Ps: Ingin tahu lebih banyak tentang kegiatan ini? Kunjungi pagenya di facebook : Seribu untuk Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s