Life

Dia Yang Tak Berkata-kata

Matahari terbit di ujung horizonmu
Membentuk siluet cahaya yang penuh misteri
Namun indah dan damai saat dirasakan
Gelombang demi gelombang air datang silih berganti
Besar, Kecil, Kecil, Besar
Mengayun-ayun bagaikan pendulum yang bergerak

Aroma air asin tercium di udara
Burung-burung yang kelaparan beterbangan menunggu mangsa muncul ke permukaan
Segaris demi segaris cahaya keemasan muncul
Kehangatannya menyelubungimu dan semesta.

Laut,
Tanpa bersuara kau telah menghidupi banyak kehidupan
Kau menjadi tempat hidup, tempat berlindung bagi sebagian makhluk
Kau menjadi tempat untuk bersembunyi bagi yang lain
Kau menjadi tempat mencari ketenangan hati
Dan semuanya kau lakukan tanpa banyak kata-kata

ps: puisi yang gw buat di tanggal 27 Februari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s