Resensi

Resensi “The Last To Die”-Beverly Barton

Sebenernya udah beberapa hari yang lalu sih menyelesaikan membaca novel terbarunya Beverly Barton *baru diterbitin di Indonesia, maksudnya* yang berjudul “The Last To Die”, tapi baru sekarang mau menggerakkan jari menulis resensi/review/whatever the hell you want to call this posting -_-.

The Last To Die, merupakan lanjutan dari serial Cherokee Pointe, yang kalo temans semua nyadar, novel sebelumnya The Fifth Victim, adalah mukadimah dari serial ini. Di novel terbarunya, BB menceritakan kisah tentang Jasmine Talbot a.k.a Jazzy. Awal musim semi, penduduk Cherokee Pointe dikejutkan dengan terbunuhnya Jamie Upton, cucu orang terkaya di daerah tersebut yang akan melaksanakan pernikahannya 3 minggu lagi. Beberapa saksi mata melihat pada malam terbunuhnya Jamie, ia pergi dengan seorang wanita yang ciri-ciri fisiknya mirip dengan Jazzy. Seluruh tudingan diarahkan pada Jazzy, apalagi mengingat track record hubungan Jazzy dengan Jamie. Semua orang tahu *kok kayak lirik lagu dangdut yak -_-* Jamie tergila-gila pada Jazzy, dan sebaliknya, meskipun beberapa bulan yang lalu Jazzy sudah bersumpah tidak akan menghiraukan Jamie lagi, akan memutus semua jenis hubungan yang mereka miliki.

Teman-teman Jazzy, Jacob, Genny, Dallas, bahkan Caleb –si tukang pukul ganteng yang naksir sama Jazzy dan Jazzy juga naksir sama dia –percaya bahwa Jazzy bukan pelaku pembunuhan tersebut. Iya, Jazzy memang pernah mengancam akan menembak Jamie beberapa bulan sebelumnya, tapi Jazzy bukan orang yang akan melakukan pembunuhan sekeji itu. Mereka semua bergantian menjaga Jazzy, karena Genny, teman akrab Jazzy, dengan kemampuan cenayangnya, mengatakan bahwa si pembunuh juga mengincar Jazzy.

As usual, kalo udah ada cerita jaga-menjagai, biasanya mulai muncul itu si cupid. Panah si cupid kali ini dibidik ke arah Caleb Mccord. Caleb yang datang ke Cherokee Pointe untuk mencari tahu masa lalunya, menunda tujuan utamanya demi deket-deket sama Jazzy, makanya juga dia bersedia jadi tukang pukul di barnya Jazzy. Karena muncul kasus ini, mereka semakin dekat, meskipun keduanya bermasalah dalam hal mengungkapkan perasaan.

Sisa cerita? Siapa pembunuh sebenarnya? Masa lalu apa yang disembunyikan Caleb? Silahkan dibaca di novelnya. 😀

Sebagai penggemar cerita romantic-suspense, novelnya BB ini bagus, sayangnya kurang menegangkan. Pas liat bukunya juga agak kaget, kok tipis, padahal biasanya rada tebel. Tapi, emang dilihat dari content ceritanya, nggak mungkin juga si cerita dibikin bertele-tele dengan tujuan menambah tebal buku, karena nantinya malah jadi nonsense. Si pembunuh nggak tertebak siapa sampai sepertiga malam terakhir, eh salah sepertiga buku terakhir *klo gw sih tertebak, soalnya gw dengan gobloknya membuka 1 bab terakhir untuk dibaca duluan -_-, padahal Cuma mau tau kisah romantisnya si Caleb gimana, malah kebaca siapa pembunuhnya, dodol dodol!*. Sayangnya lagi, konfliknya kurang greget, nggak tau nih kenapa Tante BB. Ada bagian yang kayaknya bisa dieksplorasi lebih dalam lagi, dengan menambah konflik, tapi dibiarkan begitu aja.

Mungkin klo ditambah, jadi aneh kali yak? Yah, I wasn’t inside her brain, so.. I don’t know what’s her idea.

Afterall, ceritanya keren. Temans nggak akan pernah menduga bahwa hal seperti itu bisa dijadikan alasan membunuh. Pelajaran moral, hal sekecil apapun bisa dijadikan alasan untuk membunuh seseorang. Dan sekali lagi, gw tekankan, hati-hati sama orang yang terlihat baik-kalem-pendiam-ramah, karena kemungkinan besar dia memiliki dorongan untuk menjadi serial killer *berhubung gw gak terlalu ramah apalagi kalem, gw jelas bukan serial killer :P* atau orang yang bisa menikam lu dari belakang.

Have fun reading this book!

NB : di novel ini juga ada hint untuk novel selanjutnya dalam serial Cherokee Pointe.

NB 2x : again, thanks to Pitimoss FunLibrary yang minjemin buku ke gw 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s