Resensi

A Bend In The Road -Resensi-

Coba sebutkan novel-novel karya Nicholas Sparks yang sudah pernah temans baca selain A Walk to Remember, Dear John, dan The Notebook? Beberapa pasti pernah baca novel-novel karangan NS *disingkat yak, tapi bukan berarti beliau adalah kriminal yang demi menjaga kerahasiaan nama terus jadi disingkat kayak di koran-koran*, beberapa yang lain mungkin nggak terlalu ngeh sama karya-karya NS yang lain selain yang sudah gw sebutkan di atas.

Baru-baru ini, karena gw kehabisan bacaan romance/romantic-suspense di Pitimoss *taman bacaan tempat gw biasa meminjam buku*, tepatnya buku yang mau gw pinjem pada dipinjem semua, akhirnya mata gw menangkap salah satu novel karangan Nicholas Sparks yang berjudul A Bend In The Road. Layaknya novel NS lainnya, novel ini juga menceritakan kisah cinta sepasang manusia, Miles Ryan –duda beranak satu –dan Sarah Andrews –guru SD yang baru bercerai.

Kisah cinta Miles dan Sarah sebenarnya tidak terlalu rumit di sini. Miles yang masih berduka atas kematian istrinya dua tahun yang lalu karena tabrak lari, akhirnya memiliki keinginan untuk membuka lembaran baru dalam kehidupan percintaannya. Sementara Sarah yang masih menyimpan luka setelah perceraiannya juga tak mungkin menyangkal ketertarikannya pada Miles juga pada Jonah, anak Miles yang menyenangkan dan pandai. Meskipun Miles masih terobsesi untuk menemukan orang yang menabrak istrinya dua tahun yang lalu, hubungan itu cukup berjalan dengan baik.

Namun, hubungan mereka berdua harus diuji karena sang pelaku tabrak lari akhirnya mengakui perbuatannya, dan hanya Sarah yang tahu tentang itu. Bagaimana reaksi Miles? Apakah Miles akan mengorbankan hubungan yang sudah dijalinnya dengan Sarah?

Kalau penasaran, cepetan baca bukunya. Kalau yang suka jenis cerita romantis tapi ada getir-getirnya *tapi tetep romantis, I assure you*, buku ini patut dipinjem/dibeli/dirampok dari temen yang udah gak mau baca lagi *bukan dirampok dari toko buku yak :P* Gw lumayan menyukai novel ini karena NS mencoba mengajak kita untuk berpikir lagi soal kepercayaan, terutama soal kejujuran. Banyak hal menyakitkan yang bisa terjadi hanya karena satu kebohongan/ketidakjujuran yang tidak terucap *hey, i’ve had that experience, and it’s not happy moment in my life*.

Read this book… take the good message out of it.

Nb : again, thanks to Pitimoss Fun Library, place where I borrowed this book 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s