Resensi

A Duke To Die For

Baru-baru ini gw menamatkan membaca novel bergenre “Historical Romance” yang berjudul A Duke To Die For karangan Amelia Grey. Setting novel ini berkisar pada pertengahan abad ke 19. Dikisahkan dalam novel ini adalah seorang anak bangsawan yang yatim piatu sejak usianya 7 tahun, Henrietta Tweed yang datang kepada Duke of Blakewell sebagai anak perwaliannya. Henrietta telah mengalami lima kali pergantian wali, dan kelima wali sebelumnya meninggal entah karena kecelakaan mengenaskan atau karena penyakit. Henrietta percaya bahwa dirinya terkena kutukan yang menyebabkan semua wali terdahulunya meninggal dunia.

Henrietta sama sekali tidak menyangka bahwa walinya yang terbaru *dan juga terakhir dalam daftar wali yang diwasiatkan oleh ayahnya* adalah seorang pria tampan dan masih berusia muda. Duke of Blakewell juga tidak menyangka pada usianya yang semuda itu dia diberi tanggung jawab seorang anak perwalian yang cantik jelita. Henrietta yang khawatir sang Duke akan meninggal karena kutukan yang dibawanya, mencoba membujuk sang Duke untuk melepaskan tanggung jawabnya. Sang Duke menyadari satu-satunya jalan untuk segera menyudahi tanggung jawabnya adalah dengan mencarikan suami bagi Henrietta.

Apakah Duke of Blakewell sanggup melihat Henrietta digandeng oleh pria lain saat dirinya mulai jatuh hati pada anak perwaliannya sendiri? Sanggupkan Henrietta meninggalkan sang Duke ketika ia menyadari bahwa ia jatuh cinta pada Sang Duke?

Nah, gw nggak akan menceritakan apa yang terjadi pada mereka berdua, karena nggak seru dong nanti pas temans semua baca novel ini. Tapi, yang jelas, novel ini, layaknya novel roman lainnya, menyajikan kisah romantis yang mendebarkan, dan beberapa lelucon yang menggelitik. Salah satu kelebihan novel ini adalah, di awal setiap babnya, terdapat kutipan surat yang dikirimkan oleh nenek Duke of Blakewell (Lady Elder) yang berisi kata mutiara-kata mutiara yang diucapkan oleh sahabat sang nenek, yaitu Lord Chesterfield. Semua kata mutiara itu sangat bagus arti dan maknanya, bukan cuma sisipan nggak penting yang diletakkan pengarang untuk menghiasi bukunya.

Jadi, kalau temans penggemar cerita roman historis, atau ingin mencoba membaca cerita roman, atau ingin menghadiahkan novel romantis untuk teman/sahabat/keluarga/pacar, novel ini bisa menjadi pilihan yang sempurna… .

Selamat membaca 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s