Uncategorized

Sidang

Sidang di jurusan gw itu agak beda dengan jurusan lain *eh beda nggak ya? sebenernya gw nggak pernah bener-bener survey ke jurusan lain sih*

Jadi di jurusan gw, sejak tahun 2008 kemarin menetapkan aturan baru untuk sidang. Mahasiswa nggak akan tahu siapa pengujinya sampai mereka masuk ke ruang sidang. Jadi mahasiswa yang akan disidang hanya tahu mereka sidang di ruang mana, jam berapa, hari apa.

Berasa lagi di acara “Akhirnya Datang Juga”, tapi minus kostum, dan penonton yang bakal ketawa ngakak kalau kita bisa bikin lelucon. Ini mah masuk ruangan buat dibantai *terutama kalau nggak siap*. Yang paling kasian ya mahasiswa yang jadi tumbal, peserta pertama dan kedua. Kan bener-bener nggak tau siapa dosennya, gak ada persiapan mental lah. Kalau mahasiswa selanjutnya, apalagi yang hari berikutnya *biasanya nggak dirotasi dosen-dosennya* udah rada siap mental. Berhubung pasti mahasiswa yang pertama kali masuk keluar-keluar pasti cerita soal pengalamannya selama 45 menit di dalam ruang sidang *ditambah sedikit air mata atau amarah*. Selain itu juga suka ada juru kuping yang kerjaannya mendengarkan suara dosen siapa aja yang ada di ruang sidang tersebut.

Sidang model begini bener-bener bikin deg-degan. Dan gw tambah deg-degan karena persiapan sidang gw bisa dibilang baru bener-bener pol minggu ini. Beberapa bulan kemaren gw sibuk leha-leha, nonton film, baca novel. Peri Mood nggak nangkring di pundak gw, yang ada malah Engkong Syaitan yang rajin banget mampir ke kamar. Sekarang gw jadi rajin karena harus mempersiapkan diri dan emang belajar bersama dengan teman-teman.

people_group_study

Belajar bersama cukup membantu untuk mempelajari seluruh bahan kuliah selama 4 tahun *eng..let me rephrase, 4,5 tahun!*. Hari ini belajar seluruh bahan kuliah di Kelompok Keilmuan A, besok B, lusa C, D, dan nanti tiga hari menjelang sidang, kami semua akan simulasi sidang.

Apapun dilakukan buat sidang…

45 menit yang menentukan hidup mati *lebay…tapi bisa jadi begitu*

45 menit yang bisa bikin mencret-mencret *sebelum atau sesudahnya*

45 menit yang bisa bikin seseorang berderai air mata atau sibuk caci maki

Minggu depan…

Advertisements

3 thoughts on “Sidang

  1. uuuuhhhh.. ngadepin sidang emang detik2 paling menyiksa, deg2an sampe jantung rasany mau copot! huhuhuhu…

    btw, iya beda.. di kampusku kita udah tau penguji dari sebelum sidang, jadi ga kayak acara Akhirnya Datang Juga, hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s