Thoughts

Selingkuh = humor???

Malam sebelum ujian, gua seperti biasa mendengarkan siaran malam di sebuah stasiun radio yang nggak pernah gua ganti channelnya *ok, gua ngedengerin U Fm! Hehehe*. Topik malam ini adalah selingkuh. Don’t ask my opinion, I bet you’ve already know! Gua nggak menerima selingkuh jenis apapun, hati atau tubuh.

Jadi, setelah gua memberikan opini dengan cara mengirimkan sms, sang penyiar berkata bahwa ada seseorang yang bilang bahwa selingkuh itu hanya untuk lucu-lucuan, nggak usah dianggap serius.

Seriously?? *bertanya dengan gayanya Gregory House di serial tv House M.D*


Selingkuh hanya untuk lucu-lucuan??

Wow, I bet the person who said that really a good comedian! Karena dia menganggap sesuatu yang amat sangat salah sebagai lawakan. Sama saja kalau misalnya gua meledakkan bom di tempat umum terus gua bilang,

“Gua sedang bosan dan ingin mencari suatu kesibukan, ha ha ha.”

Itu loh, kok bisa sih menganggap sesuatu yang amat sangat salah sebagai lawakan? Menganggap sesuatu yang salah sebagai lumrah aja udah cukup bikin kening berkerut-kerut, ini dianggap lawakan. WOW

Dan gua jadi kagum dengan orang ini, jujur aja. Gua jadi ingin nanya, udah berapa kali dia diselingkuhi sampai dia menganggap selingkuh itu bagian dari humor? Sudah berapa kali dia akhirnya selingkuh sehingga selingkuh merupakan suatu humor belaka? Mungkin dia terlalu sering diselingkuhi sehingga selingkuh menjadi sebuah ironi berbentuk humor. Atau dia terlalu sering diselingkuhi sehingga dia balas dendam dengan sering selingkuh dan ternyata dia menemukan humor di dalamnya. Atau dia sering selingkuh dan bagi dia itu adalah panggung lawak??

Wow, ternyata banyak opsi ya di balik sebuah perbuatan, sebuah sikap, sebuah pernyataan. Bisa dari A sampe Z. Bisa dari Sabang sampai Merauke. Dari kutub utara sampai kutub selatan. Ok, gua sedang super lebay *keahlian gua yang sedang dikembangkan akhir-akhir ini gara-gara keseringan nonton Ugly Betty!!*.

Apapun,

Bagi gua, sesuatu yang salah *apapun jenis kesalahan itu* nggak bisa dianggap lelucon. Apalagi yang berhubungan dengan kehidupan makhluk hidup yang lain.

I’m not being noble here, it’s just something that I learn from all these times, and from all my friends.

ps: kalo kata sahabat gua mah, “kalo mau jadi orang jahat, jahat sekalian, yang total! toh nggak ada juga yang nyuruh lu jadi orang baik, kan?!”

Advertisements

3 thoughts on “Selingkuh = humor???

  1. Lagi banyak nonton Ugly Betty ya? yg selingkuh2 itu?

    Eh, Laila… apa kabar Imgar? 😀

    *laila : di Ugly Betty nggak terlalu banyak tentang selingkuh, setidaknya gak sebegitu mengagetkan seperti komentar yang aku bahas di postingan ini sih, Mbak…

    Imgar waktu kusms sih katanya baik-baik saja :d*

  2. tapi kan si betty ngembat bini boss-nya…. 😦

    *laila : heee?? itu betty yang mana mbak? soalnya ugly betty versi amerika mah gak pake embat-embat bininya bos…si betty malah masih jadi asisten dan daniel meade sedang nyari istri…*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s