Life · Thoughts

Sandaran Hati

Hari Rabu pagi kemaren, gw sama temen gw makan pagi bersama *berhubung perut gw udah menjerit-jerit akibat sakit maag*. Saat makan, ada satu kalimat dia yang membuat gw tergelitik sekaligus sedikit geram :

Manusia itu butuh orang lain untuk dijadikan sandaran hatinya, sandaran perasaannya

Nggak!! Nggak boleh!!

Nggak boleh manusia menjadikan manusia lain sebagai sandaran…

Itu namanya berselingkuh! Nyelingkuhin Allah!!

Hati hanya boleh disandarkan pada Sang Pemilik Hati!

Gw jadi inget, jaman-jaman gw masih ngeceng serius, jaman gw pacaran… setiap kali gw ditolak *btw, gw ini tipe wanita mengejar, ampun lah!*, gw nggak mehek-mehek atau gimana. Gw akan menegakkan kepala gw dan melanjutkan hidup dan makin berusaha mengeluarkan yang terbaik dari diri gw. Waktu gw putus sama mantan-mantan, gw akan bangkit dan melanjutkan hidup gw.

Mungkin sejak dulu hati gw selalu bilang : jangan bersandar pada manusia…

Dan itu juga yang gw pikir menjadi alasan kenapa gw putus…

Mungkin Allah nggak suka, karena gw mulai bersandar dan berharap pada mantan gw… Gw mulai menaruh harapan dan lupa bahwa gw HARUS dan HANYA berharap pada Allah. Sepertinya Allah bilang, “Kamu hanya boleh bersandar padaKU.”

Gw selingkuh…

Dan gw diingatkan untuk nggak selingkuh…

Saat kita bersandar pada manusia…saat manusia itu hilang dari sisi kita

What will happen?

Kita bisa nggak produktif, kita akan mehek-mehek, kita bisa melupakan mimpi kita yang sudah tertanam bahkan sebelum si manusia itu ada di sisi kita

Terus…apakah kita harus melupakan mimpi kita itu? Apakah kita harus menjadi nggak produktif? Itukah sandaran hati yang sebenarnya?!!

Nggak!!

Sandaran hati…nggak akan pernah meninggalkan kita

Sandaran hati…nggak akan pernah membuat kita terpuruk

Sandaran hati…akan selalu membuat kita produktif

Dan cuma Allah yang PANTAS menjadi sandaran hati…

Temans, berhentilah berharap pada manusia. Bersandarlah hanya pada Sang Pemilik hati..

Karena Dia lah yang pantas menjadi sandaran hati…

Advertisements

7 thoughts on “Sandaran Hati

  1. “Jangan membuat Allah cemburu, karena dirimu terlalu mengejar cinta selain-Nya”

    – Ust. Ferry; PPT 2

    tfs yah.. *hug*

    *laila : betul jha!! jangan bikin Allah cemburu, jangan selingkuhin Allah!!*

  2. bersandar di dinding aja. daripada limbung dan pengsaaaannnn.. :p

    *laila : ihhh imgar!! sama manusia aja ndak boleh selingkuh, ini malah sama dinding..hihihihi. tapi yah bersandar sama dinding emang setidaknya mencegah dari pingsan..huekekeke*

  3. siiiip!
    emang gitu harusnya.
    tapi bukan berarti gak boleh sayang2an ma manusia biasa kan?
    soalnya aku rada tergantung sama yg lg kluar kota. kalo dia pergi rasanya sepi…

    halah malah curhat di sini. ๐Ÿ˜›

    *laila : hihi, ada yang rindu nih, prikitiw…boleh sayang2an sama manusia, asal jangan bikin Yang Lebih Sayang sama kita jadi cemburu aja ๐Ÿ˜€ -luv ya Mbak-*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s