Life · Thoughts

Ospek yang Kebablasan

Sabtu kemaren, di berita sore, gw ngeliat kasus kekerasan plus pelecehan yang dialami oleh siswa-siswa kelas 1 SMA *atau kelas X* di salah satu SMA favorit di Jakarta *nggak perlu gw sembunyiin, kejadiannya di SMA 70 Bulungan, Jakarta*. Kenapa kelas 1? Karena ternyata ini adalah bagian program PENGUKUHAN ANGKATAN alias masa orientasi siswa baru.

Gw nggak perlu panjang lebar, dari jaman gw SMP dulu yang namanya MOS udah pasti pake bentak-bentak. Tapi, gak ada MOS yang pake peras memeras uang, tendang-tendangan, bawa parang, dikeroyok, dan

PELECEHAN SEKSUAL

Waktu gw liat video rekaman murid-murid pria di SMA itu ada yang nampaknya sedang dipaksa melakukan oral seks *entah sesama temen seangkatan, entah dengan kakak kelas*, ada yang disuruh berbaring terlentang berjajar beberapa orang dan disuruh memegang penis teman di sebelahnya lalu diremas-remas supaya ereksi *gak perlu disensor!*, ada yang disodomi…dan gw liat!! Gw liat ekspresi anak itu, ekspresi birahinya…, gw dengar kakak kelasnya berteriak-teriak, β€œEnak nggak, enak nggak?!!”

Saat itu juga gw nangis, dan ingin muntah.

Ironis banget kejadian ini sudah berulang kali terjadi, beberapa tahun terakhir. Beginikah wajah pendidikan di Indonesia? Beginikah hasil pendidikan orang tua di rumah?!!

Kebayang nggak, anak Anda, mati-matian belajar supaya lulus UAN, supaya lulus masuk ke SMA favoritnya, tapi diperlakukan LEBIH dari budak disana?!!

SAMA KAKAK KELAS!!!

Kebayang nggak, Anda mencari uang siang dan malam, jungkir balik kaki jadi kepala, kepala jadi kaki, kalau ternyata uang Anda dipakai untuk diberikan pada kakak kelas yang meminta??!! Kalau satu anak junior bisa mengeluarkan Rp.150 ribu per hari?!!

Kebayang nggak, kalau anak Anda mendadak pulang lebam-lebam karena ditendang, dipukul, ditonjok, dikeroyok rame-rame sama kakak kelas HANYA KARENA dia anak baru?!!

Kebayang nggak kalau anak Anda, yang mungkin nggak pernah sama sekali menyentuh majalah porno atau melihat film porno, yang baru mimpi basah enam bulan yang lalu, tiba-tiba dipaksa ejakulasi dengan MENYENTUH KELAMIN SEJENISNYA?!!! MENGORAL KELAMIN SEJENISNYA!!

Kalau anak gw sudah gw didik baik-baik, masih jadi orang bejat, gw serahkan kembali pada Allah, Yang Memiliki anak gw. Tapi, kalau gw didik anak gw dengan baik, dan dia diperlakukan buruk sama orang, apa nggak pengen gw bunuh tuh mereka yang memperlakukan dia kayak gitu?!!

Salah siapa coba kayak gini?

  1. Salah orangtua! Salah orangtua yang nggak menanamkan prinsip-prinsip agama pada anaknya dari kecil. Salah orang tua yang memiliki prinsip bertobat setelah pensiun! Salah orang tua yang menanamkan prinsip agama dengan keras tapi gak tau kalau anaknya sebodo mampus dengan agama! Salah orangtua yang ngelepas anaknya begitu saja dan nggak peduli anaknya mau jadi maling kek, jadi tukang nyiksa orang kek, gak peduli dia! Salah orangtua!!
  2. Salah Guru! Salah guru karena guru jaman sekarang udah nggak lagi berperan sebagai pendidik, tapi Cuma sebagai pengajar. Harusnya mereka selalu melakukan fungsi kontrol pada anak didik. Masa yang kayak gitu nggak ketauan?! Masa nggak ada guru yang sudi memata-matai murid-muridnya?? Nggak perlu dihukum di tempat, ambil aja fotonya, kumpulin fakta dan bukti, baru hukum murid-murid kayak gitu. Langsung dikeluarkan dari sekolah!
  3. Salah mahasiswa!! Kenapa salah mahasiswa?! Dari jaman dulu, yang ngasih contoh plonco-plonco dan ospek dengan kekerasan kan mahasiswa! Mahasiswa nggak punya otak! Kan mahasiswa yang ngasih contoh bentak-bentak, pukul-pukul, hina-hina. Mahasiswa yang mulai dari jaman dulu. Pake alasannya biar mandiri, biar kuat. Dasar aja otak dia pindah ke dubur! Makanya pikirannya udah kotor, kesumbat sama kotoran, nggak jernih! Dia yang menanamkan dendam pada junior-juniornya. Akhirnya sekarang anak SMA pun ketularan kayak gitu, bahkan anak SMP ospeknya juga maen bentak-bentak.
  4. Salah masyarakat! Harusnya persatuan orangtua, pelindung anak, apapunlah, memboikot sekolah yang kayak gini. Biarin aja sekolahnya nggak punya murid, sampe beberapa tahun. Sampe akhirnya generasi setan yang ngelakuin hal ini, yang kepikiran ngelakuin hal ini keluar dari sekolah itu, entah tamat, entah dikeluarin. Baru bisa masuk anak-anak baru. Gila apa menyerahkan anak kita sekolah ke sekolah yang melahirkan bibit setan kayak gitu?!!

Gw bener-bener nggak habis pikir, darimana senior-senior gila itu bisa dapet ide untuk hal-hal kayak gini? Karena stasiun berita di TV terlalu sering memberitakan penyiksaan di IPDN atau di sekolah-sekolah lain? Karena terlalu banyak beredar film porno homoseksual / heteroseksual?! Karena pelajaran agama Cuma masuk kuping kiri keluar kuping kanan dan lebih terlihat seperti teori daripada praktek?! Karena yang mereka tau adalah kesenangan melihat orang lain tersiksa??

Bangun, teman!! Bangun!!! Pelihara moralmu, biar kau pelihara moral keluargamu!! Kembali ke jalan yang benar, biar kau bawa keluargamu ke jalan yang benar!! Didik dirimu biar kau didik anak-anakmu!!

Mau jadi apa bangsa ini kalau generasi mudanya saja sudah begini? Nggak usah sibuk demonstrasi pemerintah, nggak usah sok idealis tapi sama sekali nggak realistis! Nggak usah buang waktu terlalu banyak ngurusin orang-orang tua yang keras kepala dan lebih senang masuk neraka dibanding surga. Nggak usah!!! Urus dirimu, biar kau pantas urus keluargamu, biar kau selamatkan keluargamu.

Ah, gw marah sekali, gw sedih sekali, gw terpukul, gw stress. Gw jadi inget, jaman dulu gw pernah bilang,

Kalau nggak siap punya anak, nggak siap mendidik anak, JANGAN NIKAH!

Kalau kebelet nikah, JANGAN PUNYA ANAK!

Tubektomi kek, vasektomi kek, pake spiral kek…

Makin hancur aja Indonesia ini…moralnya yang makin hancur lama-lama. Ah, apalah gw bisa bicara tentang moral, gw sendiri pendosa…

Tapi gw hanya mengingatkan orang-orang di luar sana, supaya mereka nggak jadi pendosa kayak gw juga…

**pemerintah sih gak usah disalahin lagi, ngegolkan RUU APP aja SUSAHNYA minta ampun…pengawasan dan penertiban film porno susaahhnnya minta ampun. Gak perlu disalahin lagi itu mah, udah karatan!**

Advertisements

10 thoughts on “Ospek yang Kebablasan

  1. Nggak berani baca sampe selese, Laila… πŸ˜₯
    Inget waktu Laila kemaren sms cerita soal ini? Aku nggak bisa tidur malemnya.

    Kurasa anak-anak JAHAT itu kebanyakan susu sapi waktu bayi… nggak dapet ASI… jadi kelakuannya kayak binatang.
    Mungkin sapi malah lebih sopan dari mereka.

    @ Virzha: kok aku masih nggak bisa mampir sih? Kangen.

    *laila : aku sampe sekarang kalo inget gak bisa ngapa2in mbak..langsung mual dan gak bisa mikir apa2. kayaknya bukan gitu deh mbak, gak ada binatang yang setega itu…kayaknya susu setan kali ya…entahlah…*

  2. Astagfirullah

    Kiamat dah dekat kutengok 😦 dan kita melakukan hal-hal yang lebih rendah dari binatang gitu 😦

    Argh dah tak betol 😦

    Let’s do something kawan-kawan. Ayo kita jadi orang-orang luarbiasa!

    *laila : bener danz, ayo kita jadi orang luar biasa..mari berbenah diri,mulai dari diri sendiri, mulai dari saat ini…mulai dari hal kecil!*

  3. sabar, mbak..sabar…
    πŸ™‚
    *dah lama banget gak blogwalking euy*

    *laila : hehehe, makasih makasih…, sibuk ya dikau jadi jarang BW?*

  4. menyebalkan memang. ituloh pelajaran agamanya kacau banget. cuma teori, hafalan dan ulangan. ga ada yang membangun karakter. apalagi PKn sampah. ga ada gunanya juga. Pancasila? BULLSHIT! TUH KENYATAAANNYA.

    semoga hal ini dapat dicana oleh mereka yang berwenang dan pduli untuk perubahan

    *laila : memaki juga tak ada gunanya kk -_-, tapi sebaiknya KITA lah yang memulai membina diri kita…supaya bisa membina keluarga kita kelak…*

  5. saya berdoa semoga masih lebih banyak orang baik di Indonesia. Kejadian ini mudah mudahan hanya sedikit dibandingkan yang baik.

  6. goblok amat tuh ya KAKA KELASNYA….???
    gk mikir kali yah..??kaga punya otak apatuh smuanya??…prcuma skolah klakuan kaya binatang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s