Thoughts

Kapan?

Kapan lulus?

Kapan kerja?

Kapan nikah?

Kapan punya anak?

Kapan punya mantu?

Kapan punya cucu??

Manusia adalah makhluk yang paling demen ikut campur urusan orang. Entah manusia di indonesia aja, entah di seluruh negara. Berhubung gw nggak pernah ke negara lain, yang gw tau di bumi Indonesia ini, beginilah cara orang berinteraksi. NGGAK SOPAN!

Mohon maaf ya, menurut gw nggak pantas nanya-nanya kayak gitu. Urus urusan lu sendiri… mau si A nikah dua tahun lagi, tiga tahun lagi, nggak nikah-nikah, bukan urusan lu. Lagian, siapa yang nentuin kapan jodohnya datang? Lagian, mungkin dia nggak nikah dulu karena harus membiayai perekonomian keluarga, karena dia tulang punggung misalnya.

Nggak usah nanya-nanya si B kapan punya anak. Gimana kalau dia mandul? Gimana kalau dia emang belum diberi amanat sama Allah untuk mengurus anak?

Nggak usah juga pengen tau kapan si C punya mantu…jodoh kan di tangan Allah. Emangnye anaknya nggak nyari jodoh?

Nggak usah nanya-nanya kapan kerja..nyari kerja susah tau! Lagian rezekinya buka kerja di tempat X dengan gaji yang gede, yang enolnya lebih dari 6 digit, misalnya. Mungkin rezekinya buka bisnis sendiri *orang kita kan cenderung meremehkan ini*.

Serius nih, nggak usah nanya yang bukan urusan…gak usah pengen tau deh. Kecuali emang niat ngebantu. Mind your own business. Cuma keluarga INTI yang berhak nanya-nanya kayak begitu, karena mereka…keluarga inti. Ibu, Ayah, Adik, Kakak.

Ah, maafkan gw teman, karena sudah pernah nanya kapan lulus dan kapan kerja… gw lupa!

Maafkan gw karena gw keknya marah-marah…mungkin gw marah, tapi sudah sebaiknya kita nggak terlalu usil dengan urusan yang bukan urusan kita.

Advertisements

2 thoughts on “Kapan?

  1. makanya, gimana kalau kita ngomongnya lebih lengkap, harusnya “rencananya kapan” bukan “kapan”.

    Budayakan yok…. boleh kan kita berencana…..

    *laila : sebenernya gw juga entah kenapa males banget kalo ditanya ‘rencananya kapan’, bukannya gak boleh berencana, berencana bagus kok, bagus banget malah. Cuma, gw nggak suka aja urusan privat gw dicampuri segitunya, itu gw pribadi kali ya. Ke temen2 gw, gw kadang suka nanya juga sih, rencana mereka ke depannya apa. Oho….dasar aja gw lama-lama kayak House *ngarep**

  2. kapan kapan…
    boleh kita berjumpa lagi…

    *nyanyi*

    😀

    ** abis baca bukunya Asma Nadia, salah satunya emang sbg muslim jgn suka ikut campur.. tapi beneran susah bgt menahan diri itu… 😦

    *laila : hihihi…malah nyanyi. Ikutan dongg…., yah makanya kayak kata danz, belajar menahan diri yuk, sekalian belajar mulai bertanya tentang rencana…:d*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s