Life · Thoughts

Merawat diri

Sejak zaman dahulu kala, Ibu gw selalu berkoar-koar nyuruh gw merawat diri. Dimulai dari lulur, rajin ngasih bedak dingin *dua kali sehari*, pake hand body, sampai facial. Dan sejak zaman dahulu kala juga gw amat sangat malas ngelakuin hal-hal yang berbau perawatan diri. Karena gw pikir nggak perlu dan…yah karena malas aja. Malas harus diem sekitar 2 sampai 3 jam di dalam kamar mandi sambil nunggu lulur kering, malas mesti berdiri di depan cermin membubuhkan bedak dingin. MALAS.

Tapi, akhir-akhir ini gw ‘terpaksa’ melakukannya, karena Ayah gw pun berkoar-koar. Jadilah, setiap 3 minggu sekali, sambil membawa mp4 ke dalam kamar mandi, gw luluran sambil joget-joget dan bernyanyi *tentu saja, gw nggak peduli kalau orang serumah protes mendengar suara gw!*. Dan Sabtu kemarin, setelah *seperti biasa* menggembel dari pagi *kebiasaan buruk gw yang lain, mandi hanya sekali sehari kalau liburan*, akhirnya mulai jam 10 gw melakukan hal-hal yang diperlukan dalam rangka merawat diri Begini dan begitu, sampai akhirnya jam 12 gw mandi dan keramas dengan air hangat. Lalu setelah itu, terilhami dari cerita sahabat gw *thanks to Danz yang sudah membagi tips merawat diri*, gw menggunakan hand and body lotion di seluruh tubuh gw *makanya kenapa sediaan kosmetik itu disebut hand and body lotion kan?? Karena untuk digunakan di tangan DAN seluruh tubuh*, menggunakan hair tonic, lip gloss dan sedikit lipstic yang warnanya senada dengan warna bibir. Udah gitu, sebagai bagian dari merawat diri *sebenernya nggak sih :p* gw membersihkan semua hal yang nggak terpakai lagi yang ada di meja rias gw. Hehehehehe…biar kata gw malas, tapi kalo udah datang “malaikat bersih”, gw jadi bersih juga.

Jadi, yahh gw harap sih, rasa malas gw ini bisa gw lawan karena ternyata menyenangkan juga melakukannya *meskipun tentu saja gw melakukannya di waktu senggang*, dan rasanya senang sekali bisa merasakan kalau kulit gw lebih fresh *terutama kalau habis luluran*. Oh, sekali lagi, thanks buat danz yang sudah berbagi tips merawat diri dan secara nggak langsung membuat gw jadi pengen merawat diri sekali-sekali. Juga untuk Mama dan Papa yang tetep bawel nyuruh gw luluran dan sebagainya secara rutin *suami gw nanti bakalan bawel juga nggak ya?? Gw butuh dibawelin kayaknya*.

Selamat merawat diri…

Advertisements

One thought on “Merawat diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s