Uncategorized

Tentang lelaki -jawaban dan pandangan-

Mak, judulnya ngeri ya. Kayak kajian apaaa gitu. Hihihi, jadi akhirnya beberapa hari lalu gw mendapatkan balasan dari Mbak pengarang novel yang gw tanya waktu itu. Sayangnya jawaban disampaikan lewat sms karena internetnya si Mbak lagi lemot *kayaknya gw tau providernya apa ini…*. SO, here is the answer.

Zona@last kutulis untuk temen2 priaku yang sudah kawin. Banyak dari mereka yang merasa masih cinta sama mantan… . Bagiku nggak apa-apa, rasa cinta kan karuniaNYa. Yang penting gimana memanage hati, mengendalikan diri, agar rasa itu nggak liar dan menghancurkan perkawinan.

Aku bikin riset kecil-kecilan ke beberapa pria. Dari situ kutulis Zona@last. Nyatanyahati pria memang bisa diisi 4 wanita. Allah yang bilang. -censored-

So, itulah alasan Mbak mengatakan kalimat wanita ranjang nggak perlu tahu wanita dalam hati seorang pria. And I am proud to say, I agree with her. Bukan karena gw mengoleksi 5 novel Mbak, tapi dari dulu juga gw berpikir begitu. Kenapa? Please read Q. S An Nisaa *dan gw lupa ayatnya berapa, tapi jelas dibahas disana*. Allah sudah jelas mengatakan disana kalau laki-laki diberi “jatah” sampai 4 wanita, meski Allah nggak terlalu suka sih poligami itu sendiri. Allah lebih suka kalau si laki-laki stick with just one woman. Tapi, kenapa coba sampai dikasih “jatah” sampai 4 wanita? Karena Allah tau *ya jelas, Dia yang menciptkan manusia gitu loh!!!* hati laki-laki bisa nampung sampai 4 wanita. Laki-laki bisa jatuh cinta sama wanita lain bahkan saat dia sudah bersama satu wanita yang dia pilih untuk berjalan bersama sampai akhir hayat *dan dia memilih karena cinta, bukan karena ada di pasar!*

Dan menurut gw, kalau seorang lelaki memilih untuk nggak memberitahukan pada istrinya bahwa dia masih keingetan mantan yang amat sangat dia cintai, atau kalau dia kepincut sama salah seorang wanita, belum tentu dia itu nggak jujur. Mungkin dia begitu karena dia nggak mau bikin istrinya sedih, terluka. Mungkin dia berpikir, nggak ada manfaatnya pun dikasih tau ke istrinya, toh saat ini dan di masa depan yang ada hanyalah istrinya, yang akan dia penuhi dengan cinta adalah istrinya, bukan mantannya. Ngapain coba kalau dia jujur, terus istrinya ternyata orang yang cepet emosi terus ujug2 ke KUA ngegugat cerai. Atau jadi nggak ngomong selama beberapa hari dan terus-terus jadi curiga. Padahal ini HANYA masalah mantan! Mantannya aja nggak ketemu lagi, kalopun ketemu, udah bersuami. kalopun gimana, si laki-laki udah milih istrinya, Demi Tuhan! Ngapain ngasih tau?? Mending istrinya nggak tahu apa-apa kan?

Seandainya pun si suami ngasih tau, berarti dia percaya istrinya ndak akan ngerasa masalah, dan dia memberitahukannya karena emang sebagai bentuk berbagi dengan istrinya. Dia ingin istrinya tahu semua hal tentang dia. Cuma ya itu tadi, kalau dia memilih untuk nggak ngasih tau, NO BIG DEAL.
Besides, setiap wanita bisa milih kok. Mau nerima keadaan suaminya begitu, atau nggak. Terserah dia pilihannya mau gimana. Tapi, akan lebih baik kalau dia memilih suatu pilihan yang diridhai Allah *ehem, sok alim ceritanya ini*. Toh kita ini manusia, nggak luput dari salah dan dosa. Bukan berarti jadi mengada-adakan kesalahan dan dosa, cuma kita harus menerima bahwa ada seseorang di masa lalu pasangan kita. Kalau untuk itu saja kita nggak bisa nerima, bagaimana kita bisa mempercayai pasangan dan menjalani hubungan yang serius? Ya nggak ya nggak??

Hehehe, gw emang nggak ada pengalaman sama sekali dalam soal beginian, cuma gw sih no problem kalau misalnya pasangan gw punya gadis masa lalu. Dia bilang Alhmadulillah, berarti dia percaya sama gw, dia nggak bilang juga itu pilihan dia. Alangkah lebih baik kalau ndak ada gadis mana2 lagi, janda mana2 lagi, yang nyelinap ke hati dia setelah dia memilih gw, dan gw pun begitu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s