Life · Thoughts

Cacar Air

Duh, temen satu lab tempat gw sekarang TA ada yang lagi kena cacar air, dan dia dengan begonya masuk ke kampus. Padahal ada dua orang staff yang sedang hamil, dan resiko wanita hamil terkena cacar air itu tinggi, bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk janin yang sedang dia kandung. Udah gitu, Akhmad juga ternyata kena cacar air LAGI, untuk kedua kalinya. Dan gw pernah nyentuh eksudatnya *cairan yang keluar dari bentol2 di wajahnya*, soalnya gw kirain kan karena kotor, terus karena dia mandi air panas. Jadi dugaan gw di awal adalah kulit wajahnya sangat sensitif jadi pas kena air panas langsung kayak kena luka bakar ringan. Dan waktu seminggu lalu periksa ke dokter juga dokternya mikirnya karena dia tidur di karpet kotor, soalnya Akhmad kan pernah kena cacar dua tahun lalu.

Ternyata pas tadi periksa lagi *soalnya pas Sabtu kan tambah parah*, ternyata berdasarkan second opinion dokter lain di tempat yang sama, CACAR AIR!!! mampuslah gw, gw soalnya pernah megang eksudatnya, dan sekarang gw demam ndak jelas, ndak enak badan gitu. Nah, untuk lebih jelasnya, ini sedikit info tentang cacar air atau chicken pox.

Apakah cacar air?

Cacar air, atau disebut juga Varicella, adalah penyakit yang sangat menular yang mengakibatkan kulit kemerahan dan gatal dalam kurun waktu satu minggu.

Apakah Penyebabnya?

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster, yang masih satu famili dengan virus herpes. Penyakit ini ditularkan melalui udara atau kontak langsung dengan penderita. Biasanya setelah tertular, butuh waktu inkubasi selama 2-3 minggu bagi virus tersebut sebelum bentol-bentol di kulit muncul.

Bagaimana gejala-gejala yang timbul?

Gejala yang muncul di awal biasanya sama seperti terkena infeksi lain, yaitu demam dan perasaan tidak sehat. Setelah beberapa jam atau beberapa hari, muncullah kemerahan di kulit yang kemudian berubah menjadi bentol-bentol. Bentol-bentol ini kemudian akan terasa gatal dalam kurun wktu 12-24 jam setelah muncul dan akan terlihat terisi cairan, serta akan terus muncul 2-5 hari kemudian.

Pada beberapa kasus, bentol-bentol berisi cairan tersebut bisa muncul di dalam mulut, hidung, telinga, vagina, atau rektum. Bekas luka biasanya tidak akan muncul kecuali Anda menggaruk bentol-bentol tersebut. Bentol-bentol yang digaruk tersebut juga bisa menimbulkan infeksi karena terpapar pada udara terbuka.

Bagaimana penyakit ini didiagnosa?

Biasanya dokter akan melihat dari gejalanya, yaitu demam dan munculnya bentol-bentol merah dan terasa gatal.

Pengobatan yang dilakukan.

PEngobatan yang dilakukan biasanya terkonsentrasi pada penurunan demam. Sedangkan untuk bentol-bentol, pasien akan diberikan losion calamin sebagai antiseptik. Penderita juga dianjurkan untuk mandi air hangat secara teratur agar kebersihan kulit tetap terjamin.

Ah, sekian dulu infonya, maaf kalo ngaco, soalnya masih belajar nulis berita yang bener, hehehehe. sumbernya dari sini. tolong doakan supaya gw nggak kena cacar ya, karena Jumat ini mau UAS, dan minggu depan full UASnya. hikz hikz…

stay healthy, wish you all the best!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s