Life · Thoughts

Tentang Introvert dan Posesif -part 4-

(4:55:05 AM) me: logika ekstrovertisme –> semua hal adalah penting, jadi berbagilah
(4:55:21 AM) me: liat deh orang ekstrovert, anjing ngelahirin aja, ceritanya sampe ke amerika
(4:55:31 AM) me: cuma anjing ngelahirin loh, anjing kampung lagi, what’s so special?
(4:55:36 AM) me: tiap hari berapa anjing ngelahirin?
(4:55:42 AM) me: karena semuanya itu spesial, semua penting
(4:55:53 AM) me: karena semua kejadian di dunia ini, di alams emesta adalah penting
(4:56:55 AM) freundin: gitu ternyata ya
(4:57:09 AM) freundin: semua emang penting
(4:57:24 AM) freundin: tapi ndak sampek harus ngeluarin energi
(4:57:29 AM) freundin: itu maksudnya
(4:57:39 AM) freundin: energi itu kekal
(4:57:45 AM) freundin: tapi dalam artian semesta
(4:57:49 AM) me: oh iya, kalian masih selalu mikirin energi ya, padahal bagi kami energi itu gak pernah dibuang tuh
(4:57:55 AM) freundin: kita jarang2 menerima dari luar
(4:59:12 AM) freundin: gimana cara beri tanpa memberikan usaha kita?
(4:59:43 AM) freundin: usaha = energi
(5:00:12 AM) freundin: itu kenapa
(5:00:18 AM) freundin: senang, susah
(5:00:37 AM) freundin: kalian
(5:00:37 AM) freundin: buat kita
(5:00:37 AM) freundin: jangan beri orang lain
(5:00:43 AM) freundin: kalo mo beri boleh
(5:01:13 AM) freundin: kita bakal beri hal ndak terlupakan
(5:02:08 AM) me: bukankah itu gak adil ?
(5:02:13 AM) me: susah senang kami untuk kalian
(5:02:19 AM) me: susah kalian kalian p[endem sendiri
(5:02:41 AM) me: kalian beri hal tak terlupakan? apa itu? kapan? apakah saat itu diberi kami akan bener2 mengerti kemudian bersyukur?
(5:02:52 AM) me: kalau sesama introvert, pasti mudah mengertinya
(5:03:05 AM) me: begitu lintas, akan sulit, sedkit sulit sih
(5:03:32 AM) me: bagi gw pribadi, itu gak adil
(5:03:47 AM) me: seolah2 gw gak diberi kesempatan untuk mengerti
(5:05:40 AM) freundin: karena kita ndak mau kalian ikut susah karena hal yang menurut kita sepele
(5:05:57 AM) freundin: ingat: kalian di sana, oh berarti masalah kita sepele
(5:06:43 AM) freundin: hal tidak terlupakan diberi pas kalian keliatan bakal bagi perhatian atau ninggalin
(5:07:00 AM) freundin: kalian mungkin ndak ngerti, tapi toh kita tipe ninggalin kan?
(5:07:26 AM) freundin: mungkin emang kayak gak dikasih kesempatan mengerti
(5:07:48 AM) freundin: tapi sabar, kalau minta pasti diberi
(5:07:56 AM) freundin: kalian toh udah masuk daftar esensial
(5:08:09 AM) freundin: Tuhan, hidup, mati, makan, minum, tidur, lu
(5:08:40 AM) me: iya sih, gw mengerti itu kemudian
(5:08:48 AM) me: tapi di awal2 kan tidak
(5:08:57 AM) me: gw kayak disuruh masuk ke kandang ular
(5:09:04 AM) me: terus ularnya sok2 cuek
(5:09:22 AM) freundin: bukan cuek, tapi ndak mau matuk
(5:08:39 AM) freundin: kalian ada di daftar agung kita
(5:08:40 AM) freundin: nah disini kita bilang: percaya deh
(5:09:26 AM) me: percaya pasti, tapi tak terbiasa disuruh diam
(5:09:50 AM) freundin: ndak usah diam,
(5:10:04 AM) freundin: jangan ikut susah aja
(5:10:14 AM) freundin: semuanya itu pasti baik2 saja
(5:10:42 AM) freundin: kalo ndak ganggu daftar esensial
(5:10:47 AM) freundin: kita juga ndak terganggu

-end-

ps : being with introvert person, makes me learn new thing in my life. and just like every learning process, i feel suffer, i cry, but then i smile.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s