Thoughts

Masalah

 

Gw sedang duduk di mushola lantai 4 sampe pantat gw sakit, dan kemudian di antara kekalutan di kepala gw, ada satu hal yang muncul. Allah ngasih masalah ke dalam hidup kita bukan karena Dia nggak sayang sama kita. Tapi karena Dia ingin kita jadi lebih dewasa, arif, bijaksana, dan karena Dia sayang sama kita.  

 Dan tentunya masalah itu nggak dateng sesuai dengan panggilan kita, emangnya jin?! Kadang udah kita lagi bete, lagi dapet menstruasi, ehhh datanglah masalah yang bikin kepala kita rasanya mau pecah. Atau kita sedang gundah gulana, sedang butuh ketenangan, ehhh si dia malah uring-uringan. Atau kita lagi sibuk berat, tiba-tiba ada masalah yang nggak diundang kapan datangnya eh main selonong boi aja! Siapa yang nggak akan bete bin keuheul??

 Tapi, disitulah proses pendidikannya! Di situlah kita digembleng untuk jadi lebih dewasa. Bagaimana kita menghadapi masalah itu walaupun kepala udah ngebul kayak air mendidih. Bagaimana kita menjaga emosi kita supaya tetep stabil dan bisa berpikir dengan kepala dingin. Ya ya ya, proses ini emang nggak semudah kentut, nggak segampang ngebalikin telapak tangan. Kadang waktu kita udah ngerasa bisa ngejaga emosi, berpikir jernih, ehhhh kita kepeleset dan malah jadi nggak karu-karuan. Wajar itu, namanya juga lagi dididik, salah dikit nggak ada masalah kan? Selalu ada langkah untuk kembali belajar, selalu ada jalan.

 Nah, gw dari tadi koar-koar tapi kagak ngasih solusi gimana caranya. Sekarang gw kasih. Jadi, saat masalah mendera, jangan lari dan kabur dari masalah. Hadapi masalahnya. Hal pertama yang mesti dilakukan adalah tenangkan dulu emosinya. Lu bisa nulis sepuas mungkin perasaan lu, pokoknya tumpah ruah! Atau jalan kaki keliling kampus, keliling komplek, keliling kantor. Udah? Sekarang kalian tarik napas dalam-dalam, duduk dalam diam, dan berpikir. Pilah pilih mana inti masalah, penyebab awalnya apa, dan mana yang Cuma pengotor. Kalo masalah inti udah dapet, telaah dengan benar, titik berat masalah itu ada dimana. Cara nyari inti masalah ini, memilah-milih ini nggak selalu harus dilakukan sendiri, bisa dengan ngajak temen sharing, orang yang kalian percaya. Karena gw sering ngerasain, ketika kepala gw ngebul, dengan sharing sama sahabat gw, pikiran gw jadi lebih jernih. Langkah yang ketiga adalah selesaikan masalahnya. Cari solusi untuk menyelesaikan masalah itu. Dan segera selesaikan, jangan ditunda-tunda. Jangan nunggu sampe lebaran kuda! Cari solusi dan selesaikan segera!

 Yang paling penting, jangan pernah mengeluh ketika diberi masalah. Jangan banyak merengek kenapa kita diberi gini dan gitu. I’ve been in that position, dan yang ada malah capek! Capek karena kita wasting energy too much for something unuseful like that.

So, mulailah belajar dari sekarang. Bersyukurlah karena kita dikasih masalah. Karena kita dididik jadi kuat, kita disayang sama Allah. And remember, when you fall, there’s always be someone who will help you through the darkest night. You’ll never be alone!

 

 

Advertisements

One thought on “Masalah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s