Novel Roman

Rasanya gw pernah nulis di blog gw jaman dahuluuuu kalaaaa sekali kalo gw sangat suka baca Harlequin, yang isi novelnya seperempat sampe tiga perempatnya  nefsong-nefsong ituuuu. Nah, pada suatu ketika gw bosan dengan cerita-cerita seperti itu, lalu gw berhenti membaca novel genre itu. Dan sekarang….gw menggila lagi!!! Huahaha dan kali ini bukan cuma Harlequin aja, tapi juga Sandra Brown dan roman lain yang tidak dikeluarkan oleh Harlequin Enterprises.

Rasanya tiada hari tanpa gw meminjam novel-novel roman setiap kali gw ke taman bacaan. Sampe-sampe pegawai di taman bacaannya bertanya-tanya pada gua, soalnya biasanya yang demen novel genre itu kan mbak-mbak yang udah kerja (secara nggak langsung berarti gw sedang dipuji wajahnya imut-imut kayak anak SMA *hoek, ngarep*).

Lucunya, beberapa pengarang novel roman ini bisa membuat gw berderai-derai air mata sampe merasa jantung gw tercabik-cabik hanya dengan membaca karya-karya mereka. Ada satu novel yang dikeluarkan oleh Harlequin yang bikin gw nangis berdarah-darah dari awal sampe akhir cerita, bahkan setelah dua kali gw membacanya pun gw masih menangis dengan intensitas yang sama! Atau novel-novelnya Diana Palmer yang bikin gw menitikkan air mata tapi hati gw terasa tercabik-cabik.

Gw tau sebagian besar orang akan mencibir kesenangan gw ini, terutama para pria. Hey Pria, tau nggak di novel-novel Roman itu ya, gak semua tokoh prianya digambarkan tampan loh. Maskulin dan jantan jelas, idaman setiap wanita, kalo tampan, hmmm ntar-ntar dulu. Lucunya lagi, pria-pria di dalam novel roman itu bukan pria yang berkata romantis ya. Mereka adalah pria yang masa bodoh dengan cinta, tapi begitu jatuh cinta akan berani menjungkirbalikkan langit dan bumi untuk orang yang dicintai.

Idaman wanita banget kan?

Tapi gw cukup realistis untuk nggak segitu mengidamkan jenis pria seperti itu. Biar saja itu ada di novel, di fantasi, dan membuat hari-hari gw cerah karena membaca kisah cinta dalam novel roman. Yah syukur-syukur kalo ada pria yang begitu.

(anyway, ada satu testimonial dari pembaca Harlequin yang lucu banget, jadi ada sepasang suami istri dari Jember, mereka naik kereta ke Jakarta. Si istri bawa 3 novel Harlequin. Nah, si suami yang udah bete di kereta, akhirnya memutuskan membaca novel Harlequin si istri, lagian dia penasaran, kenapa sih istrinya demen amat sama novel begituan. Eh, taunya dia melahap semua novel harlequin yang dibawa istrinya dan ujug2 si suami romantis a la Harlequin… testimonial ditulis si istri…)

Satu hal yang gw tangkap dari seluruh kisah roman yang demen gw baca adalah… sebangke apapun hidup lu, jangan khawatir…pasti tetap akan ada yang mencintai lu!

2 Responses to “Novel Roman”

  1. hahaha…

    ada suatu masa dalam hidup gw dimana gw keranjingan melahap bacaan jenis ini… mulai dari harlequinn yang tipis2, sandra brown, danielle steel sampe sydney sheldon yang tebel2…

    tapi yang jadi koleksi cuma sandra brown dan sydney sheldon.. dan klo baca gak bisa diputus, sekali buka halaman pertama harus sampai halaman terakhir… hihihi…

    skrg udh jarang baca bacaan ini, sejak jatuh cinta sama penulis2 indonesia…

  2. wah, Muthe cocok ama Yasmin nih! hehehe

Leave a Reply